Hubungan antara Kesehatan Saluran Cerna, Perkembangan Otak, dan Perkembangan Sosial-Emosional Anak

Hanya untuk kalangan medis, dilarang untuk disebarluaskan ke pihak lain.

DISCLAIMER

Pemberian ASI paling baik untuk bayi dan merupakan nutrisi awal terbaik kehidupan. ASI menyediakan nutrisi terbaik serta memberi perlindungan terhadap penyakit.

ASI sebaiknya diberikan secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi dan dilanjutkan sampai 2 tahun dengan makanan pendamping ASI. Susu formula hanya diberikan atas rekomendasi tenaga kesehatan, apabila Ibu tidak bisa memberikan ASI karena indikasi medis.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan susu formula, seorang Ibu hendaknya diperingatkan tentang implikasi sosial maupun ekonomi dari keputusannya.

Penggunaan Formula Bayi secara tidak benar dapat menimbulkan risiko kesehatan yang berbahaya. Harus selalu mengikuti petunjuk pada kemasan dengan seksama, jika tidak bayi dapat jatuh sakit.

Kesehatan saluran cerna, perkembangan otak, dan perkembangan sosio emosional anak, Bagaimana kaitannya?
Perkembangan sosial-emosional sangat penting dimiliki seorang anak sebagai bekal dalam berkomunikasi dan melakukan aktivitas hariannya nanti di luar rumah. Banyak faktor yang memengaruhi perkembangan otak, terlebih kemampuan sosial-emosional anak, salah satunya adalah kesehatan saluran cerna mereka
Perkembangan sosial-emosional sangat penting dimiliki seorang anak sebagai bekal dalam berkomunikasi dan melakukan aktivitas hariannya nanti di luar rumah. Banyak faktor yang memengaruhi perkembangan otak, terlebih kemampuan sosial-emosional anak, salah satunya adalah kesehatan saluran cerna mereka
Mekanisme Mikrobiota pada Berbagai Fungsi Tubuh

Saluran cerna memiliki banyak fungsi, tidak hanya berperan terhadap pencernaan makanan dan metabolismenya, namun juga dalam stimulasi sistem imun dan perkembangan otak seorang anak. Hal ini salah satunya diperankan oleh mikrobiota di saluran cerna

Referensi :
  • Vandenplas Y et al. Gut health in early life: implications and management of gastrointestinal disorders. Wiley 2015

Saluran cerna memiliki banyak fungsi, tidak hanya berperan terhadap pencernaan makanan dan metabolismenya, namun juga dalam stimulasi sistem imun dan perkembangan otak seorang anak. Hal ini salah satunya diperankan oleh mikrobiota di saluran cerna

Pertahanan
Fungsi Mekanisme/ Efek
Fungsi perlindungan terhadap bakteri patogen
  • Kompetisi nutrien
  • Produksi faktor antimikroba
  • Aktivasi respon imun lokal
  • Kontribusi terhadap fungsi barrier saluran cerna
Toleransi
Fungsi Mekanisme/ Efek
Fungsi perkembangan imunitas
  • Produksi IgA
  • Kontrol inflamasi lokal dan general
  • Merekatkan tight junction
  • Menginduksi toleransi terhadap makanan
Pencernaan dan penyerapan
Fungsi Mekanisme/ Efek
Fungsi pencernaan dan metabolik
  • Produksi vitamin
  • Fermentasi karbohidrat
  • Metabolisme karsinogen
Perkembangan neuronal
Fungsi Mekanisme/ Efek
Perkembangan neuronal
  • Modulasi
  • Kontrol motorik, ansietas, dan perilaku
Referensi :
  • Vandenplas Y et al. Gut health in early life: implications and management of gastrointestinal disorders. Wiley 2015
Perbandingan antara Lingkungan Mikro Usus yang Sehat dan yang Mengalami Gangguan (Disbiosis)
Lingkungan Usus yang Sehat
Lingkungan Usus yang Mengalami Gangguan
Referensi :
  • Cerf-Bensussan N, Gaboriau-Routhiau V. The immune system and the gut microbiota: friends or foes? Nature review immunol. 2010;10:735-44.
Bagaimana Kaitan Perkembangan Mikrobiota dengan Perkembangan Otak Anak?
  • Awal kehidupan merupakan periode kritis dalam mendukung tumbuh kembang melalui mikrobiota saluran cerna
  • Mikrobiota berkembang menjadi beragam hingga stabil pada usia 3 tahun dan berperan dalam perkembangan otak
  • Pola perkembangan mikrobiota dan otak mirip
  • Penting menjaga hemostasis mikrobiota terutama pada periode 3 tahun pertama kehidupan
Referensi :
  • Matamoros S, Gras-Leguen C, Le Vacon F, Potel G, de La Cochetiere MF. Development of intestinal microbiota in infants and its impact on health. Trends in microbiology. 2013;21(4):167-73.
  • Wang S, Harvey L, Martin R, van der Beek EM, Knol J, Cryan J, et al. Targeting the gut microbiota to influence brain development and function in early life, Neuroscience and Biobehavioral Reviews. 2018
Gut-Brain Axis dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Sosial-Emosional
Referensi :
  • Jena A, Montoya CA, Mullaney JA, Dilger RN, Young W, McNabb WC and Roy NC. Gut-Brain Axis in the Early Postnatal Years of Life: A Developmental Perspective. Front. Integr. Neurosci.2020; 14:44
Perkembangan paralel pada saluran gastrointestinal (GI) dan otak dalam 3 tahun pertama kehidupan

Pada saluran GI, peningkatan kelimpahan dan keragaman mikroba, pematangan enterosit (perubahan struktur kripta dan vili) dan pematangan ENS/Enteric Neuro System atau sistem saraf enterik (perubahan kepadatan saraf, jenis neuron) terjadi dengan cepat dalam 3 tahun pertama kehidupan. Sementara itu, otak juga berkembang pesat, dengan perubahan volume (puncak pada tahun pertama), sinaptogenesis, mielinisasi, penyempurnaan sinaptik, dan pembentukan kemampuan kognitif seperti pemrosesan pendengaran dan visual, persepsi, dan memori. Kegelapan warna mewakili intensitas/puncak peristiwa perkembangan. Waktu perkembangan peristiwa seluler dapat bervariasi di berbagai wilayah otak.

Referensi :
  • Jena A, Montoya CA, Mullaney JA, Dilger RN, Young W, McNabb WC and Roy NC. Gut-Brain Axis in the Early Postnatal Years of Life: A Developmental Perspective. Front. Integr. Neurosci.2020; 14:44
Kesimpulan
Anak tidak hanya bertumbuh, tetapi juga berkembang. Fungsi otak dan saluran cerna, serta hubungan dua arah yang dinamis di antara keduanya (gut-brain axis) sangat memengaruhi perkembangan sosial-emosional anak yang optimal. Seperti domain perkembangan lainnya, perkembangan sosial-emosional anak sangat krusial bagi masa depan anak. Gangguan perkembangan sosial-emosional dapat berdampak buruk bagi anak, memengaruhi kesiapan bersekolah hingga performa akademis dan karier profesionalnya di masa dewasa.