sect-1 sect-2 sect-3

Beberapa ruam seringkali muncul pada neonatus dan berpotensi menimbulkan kecemasan orang tua. Walaupun umumnya bersifat transient, namun beberapa jenis ruam perlu dilakukan tindak lanjut.

Untuk mempermudah klinisi, terkhusus dokter umum dan dokter anak, kelainan kulit pada bayi baru lahir dapat dibedakan menjadi 2, yakni kelainan yang sifatnya non-infeksius dan infeksius. Sayangnya, dalam praktik sehari-hari justru kelainan non-infeksius ini sering terlewatkan, dan bahkan salah diagnosis. Hal ini berpotensi pada ketidaktepatan dalam manajemen tata laksana maupun edukasi pada orang tua. Pada visual interaktif berikut ini akan difokuskan pada ruam non-infeksius.

ruam-sect2bawah
Acne Neonatorum
Acropustulosis Neonatorum
Dermatitis Kontak Alergi (DKA)
Eosinofilik Pustular Folikulitis (EPF)
Miliaria
Erythema Toxicum Neonatorum (ETN)
Sucking Blisters
Transient Neonatal Pustular Melanosis (TNPM)